Archive for November, 2008

sendiri

sepi,

sunyi,

senyap,

manusia manusia pergi

dengan raganya

dengan jiwanya

mencari

menemukan

yang sembunyi 

uhh..

tentang pergi tak kembali

hmm. itu yang lagi memenuhi pikiranku saat ini. sebenarnya bukan pikiran, tapi lebih tepatnya perasaan. 

Hari Sabtu. dimana biasanya hari itu dinanti-nantikan oleh para pasangan, baik suami istri, cewe cowo, ato mungkin anak-anak juga. 

Hari itu aku juga merasa demikian. Tapi, entah kenapa, gak bisa tergambarkan dengan jelas. buram. 

Ada satu hal yang mengganjal. mendadak aku dipenuhi oleh pikiran-pikiran tentang pergi tak kembali. Bukan aku yang akan mengalami itu, tapi dua orang pahlawan hidupku yang amat kubanggakan walau aku tak pernah taw seberapa besar aku menyayangi mereka. 

pikiran-pikiran itu menghantuiku terus sepanjang hari sabtu ini.

kata-kata itu, yang selalu teringat.

“waktunya uda hampir tiba. sebentar lagi. sudah saatnya kamu membuka pikiranmu.memberikan senyum tulusmu untuk mereka. Jadi, jika saat itu tiba, kamu tidak akan tenggelam oleh air mata dan penyesalan yang kamu buat sendiri.”

hmm. dan secara kebetulan juga, aku pergi bersama mereka. bersenang-senang.bergembira. dan juga berserah diri pada sang Pencipta. 

Kebetulan lagi, sabda-sabda-Nya hari Sabtu dan Minggu ini tentang pergi tak kembali alias Kematian. 

kebetulan lagi, mereka pergi ke suatu kota keesokan harinya, yaitu hari ini. mereka akan menggunakan benda terbang itu. 

pikiranku makin berputar dan berputar.

seperti suatu pertanda.

hmmm.