jujur,,,,
saia rindu akan kebersamaan itu…
saia rindu tawa yang sering kita keluarkan bersama…
saia rindu semua kekonyolan yang kita buat…
saia rindu kemarahan-kemarahan yang muncul dari mereka….
saia rindu semuanya…..
mereka,,,
kini jauh dari saia…
mereka,,,
t’lah berhasil dengan cita mereka…
mereka,,,
bisa senyum dengan lebarnya…
sedangkan aku,,,
yang masih tergantung antara mimpi, harap, dan asa,,,
yang s’lalu dibanding2kan dengan mereka,,,
yang s’lalu kurang dipercaya kemampuannya,,,
yang s’lalu dipertanyakan kepastian,,,
masih harus banyak meneteskan tetes-tetes tak berguna itu…
masih harus meyakinkan ‘mereka’ kalau saia juga bisa
masih harus bertahan dengan kecurigaan ‘mereka’
saia kecewa…
jujur,,, saia kecewa sebagai seorang anak…
saia rasa dan saia juga tahu,,,
saia sudah cukup berusaha sekali dalam meraih itu semua…
tapi,,,
coba anda bayangkan,,
bila seandainya,,,
anda sudah berusaha sekeras mungkin untuk bisa meraih prestasi di kelas anda,,,
dan anda berhasil… anda masuk peringkat 3 besar,,,
pasti anda akan senang sekali bukan???
bahkan,,, saia yakin,, anda pasti akan sangat ingin memberitahukannya kepada orang2 terdekat anda…
begitu jugalah yang saia lakukan,,
saia beritahukan kepada dua orang terdekat saia dengan harapan yang besar,,,’mereka bangga dan senang’
tetapi,,,
apa yang akan anda rasakan dan pikirkan ketika ternyata,,,
salah satu dari mereka hanya mengatakan demikian,,,
"o….ranking 3… nilai 9-nya ada berapa?"
ternyata,,, angka 9 lebih berarti daripada perjuangan keras yang sudah dicapai untuk mendapat nilai 9!!!
apakah anda akan masih bisa tersenyum dengan harapan yang besar,,
klo anda juga tahu salah satu dari mereka mengatakan lagi,,
"lho,,, cuma satu kok ranking 3?? salah nilai kali itu… mbok kayak (……) nilai 9-nya ada 5…"
(dimisalkan nilai 9 anda hanya 1)
apa yang ada di pikiran anda sekarang??
ya,,, mungkin anda berpikir,,, itu hanya cara mereka untuk m’buat kita bisa lebih meningkatkan nilai…
tapi,,, apakah seperti itu CARANYA???
saia rasa,,, masih ada cara yang lebih layak daripada seperti itu!!
klo anda2 sekalian,,, berpikir itu cara yang cukup baik,, anda SALAH!!!
itu justru malah akan membuat jiwa yang ‘dikenai’ semakin terjatuh ke dalam jurang yang dalam sekali!!!!!
seorang jiwa,,, apalagi klo sebelumnya dia udah mempunyai faktor kejatuhan lainnya,,, yang sudah berusaha mati2an membangkitkan kembali jiwanya,,, dikenai seperti itu,,, saia rasa,,, pasti jiwa itu akan terjatuh lagi,, bahkan lebih dalam!!!
memang,,, saia mempunyai mereka yang saat ini jauh di atas kemampuan saia,, yang terkadang s’lalu membuat saia iri, yang t’lah berhasil m’buat saia ’sedikit’ tertekan, tetapi juga t’lah berhasil membangkitkan semangat saia untuk bisa jadi kayak mereka…
dan,,, ternyata inilah yang diinginkan ‘mereka’,,, ‘mereka’ ingin saia bisa seperti mereka…
ok… baik…
saia akan (…………….) secara perlahan…
agar ‘mereka’ tak lagi membanding2kan saia dengan mereka!!!