Kehilangan

gadis itu sudah menginjak usia remaja.

Dia hidup dalam kasih sayang yang berkecukupan dari kedua orang tuanya.

Tetapi,,, suatu hari,, ayahnya pergi meninggalkannya.

Dan dia menjadi sangat terpukul…

Tak ada lagi Masa depan yang akan tersenyum di hadapannya…

Dia menjadi seorang yang amat kesepian…

Lalu,, tanpa sadar…

Dia  pergi meninggalkan Ibunya….

Tanpa tahu arah, dia terus berjalan

hingga dia terhenti dan menemukan seorang anak seumuran dengannya…

Anak itu lalu mengajaknya untuk memaknai kembali hidupnya yang sempat suram..

Waktu terus berlalu,,,

dan saat itu pun tiba…

Ternyata,,, di balik semua pengorbanan, cinta, keberanian,dan arti hidup yang sudah dia berikan untuk gadis tadi,, dia mempunyai satu masalah besar yang harus dia hadapi sejak dulu.

Ternyata anak itu terkena penyakit kanker darah.

Dan di akhir hayatnya, sebelum dia meninggalkan si gadis, ia berpesan padanya…

" Sahabat, tubuhku akan segera meninggalkan dunia ini… jiwaku pun juga akan pergi ke Rumah-Nya,,, tetapi semua yang telah ku bagikan bersamamu akan selalu menemani hidupmu… Kamu tidak akan pernah seorang diri,, karena aku selalu ada di sisimu…Masalah di dunia ini hanyalah sesuatu yang fana, jangan pernah biarkan DIA menguasai DIRIMU, tapi Biarkan DIRIMU yang menguasai DIA…"

itulah kata-kata terakhir yang dia ucapkan,,,

sebelum akhirnya,,, ia menutup matanya………………..





3 Comments »

   -JJ- wrote @ September 10th, 2006 at 11:58 pm

Ntuk2…

puisimu itu bagus2 lho…

kembangin terus bakatmu ya!!

trus… coba aja kirimin ke majalah2 remaja atau koran apa.. gitu…

ok2??

   ptOt wrote @ September 11th, 2006 at 1:55 am

…………..bagUz….baGuz…..

nO…cOMMeNt…..

he5…….

   Stefanus wrote @ November 20th, 2006 at 7:24 am

DALEM BANGET!!!!!

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>